Kaji Eksperimental Konversi Biomassa Sampah Menjadi Bahan Bakar Terbarukan Menggunakan Proses Torefaksi

Agus Apriyanto, Muh. Thohirin

Abstract


Sumber energi primer nasional saat ini masih bertumpu pada bahan bakar fosil, yakni minyak bumi, gas alam dan batubara. Sementara kebijakan pemerintah menuntut penggunaan energi alternatif mendapat porsi yang lebih besar dimasa yang akan datang. Sampah biomassa berpotensi tinggi sebagai bahan baku bioenergi. Teknologi peningkatan nilai energinya untuk menghasilkan bahan bakar padat berkalori tinggi adalah melalui proses torefaksi. Penelitian ini bertujuan menginvestigasi karakterisik bahan bakar produk torefaksi dalam skala yang lebih besar sebagai persiapan untuk skala industri. Hasil karakteristik diketahui melalui pengujian nilai kalor, pengujian proksimat dan ultimat. Torefaksi dilakukan pada temperatur 250, 275, 300oC pada tekanan atmosfer tanpa oksigen dengan massa umpan sampah biomassa sebanyak 1 kg waktu tinggal 30 menit dan waktu pendinginan 5 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses torefaksi sampah biomassa dapat menghasilkan bahan bakar padat dengan nilai kalor tertinggi sebesar 5425 kcal/kg, setara dengan batubara subbituminus B, yang diperoleh pada temperatur 275°C. Bahan bakar padat berkualitas baik memiliki kadar air, kadar zat terbang dan kadar abu yang rendah serta memiliki karbon terikat dan nilai kalor yang tinggi. Selain itu, dari hasil pengujian proksimat dan ultimat terbukti bahwa kandungan fixed carbon yang semakin tinggi dan turunnya rasio atom O/C akan meningkatkan nilai kalor produk padatan hasil torefaksi.

Keywords


Torefaksi; Limbah Biomassa; Analisis Ultimate; Nilai Proksimat dan Kalor

References


S. Wulandari, S. Sumanto, and S. Saefudin, “Plant Biomass Management in Plantations Bioindustry Supporting Bioenergy Development,” Perspektif, vol. 18, no. 2, pp. 135–149, 2020.

A. S. Pramudiyanto and S. W. A. Suedy, “Energi Bersih dan Ramah Lingkungan dari Biomassa untuk Mengurangi Efek Gas Rumah Kaca dan Perubahan Iklim yang Ekstrim,” J. Energi Baru dan Terbarukan, vol. 1, no. 3, pp. 92–105, 2020.

J. S. Setyono, F. H. Mardiansjah, and M. F. K. Astuti, “Potensi Pengembangan Energi Baru dan Energi Terbarukan di Kota Semarang,” J. Riptek, vol. 13, no. 2, pp. 177–186, 2019.

A. Amrul, A. Apriyanto, I. Sanjaya, and A. Amrizal, “Experimental Study on Waste Biomass Torrefaction Using a Continuous Tubular Reactor,” 2018.

R. Fachria, H. Ramdan, and I. N. P. Aryantha, “Efektivitas pengolahan limbah cair industri penyamakan kulit Sukaregang Garut dengan adsorben karbon aktif dan ijuk,” J. Pengelolaan Lingkung. Berkelanjutan (Journal Environ. Sustain. Manag., pp. 379–388, 2019.

A. Apriyanto, J. I. B. No, and J. S. B. No, “Rancang Bangun Dan Analisis Unjuk Kerja Reaktor Torefaksi Kontinu Tipe Tubular Dengan Sistem Pemanas Oil Jacket,” J. Tesis Progr. Pasca Sarj. Tek. Mesin Unversitas Negeri Lampung. Hal, pp. 22–23, 2018.

M. Mashur, “Produksi kokon dan biomassa cacing tanah Eisenia foetida pada berbagai media budidaya limbah peternakan,” Biosci. J. Ilm. Biol., vol. 8, no. 1, pp. 48–57, 2020.

A. Yansen, D. I. Satya, T. D. L. Doaly, and D. M. Situmorang, “Limbah Ampas Kopi Sebagai Alternatif Bahan Bakar Industri Untuk Menggantikan Penggunaan Batubara,” in Prosiding Seminar Nasional TREnD, 2021, vol. 1, no. 1.

R. Wahyudi, A. Amrul, and M. Irsyad, “Karakteristik Bahan Bakar Padat Produk Torefaksi Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit Menggunakan Reaktor Torefaksi Kontinu Tipe Tubular,” INVOTEK J. Inov. Vokasional dan Teknol., vol. 20, no. 2, pp. 1–8, 2020.

A. Haryanto, S. Suharyatun, W. Rahmawati, and S. Triyono, “Energi Terbarukan dari Jerami Padi: Review Potensi dan Tantangan Bagi Indonesia,” J. Keteknikan Pertan., vol. 7, no. 2, pp. 137–146, 2019.

R. Alamsyah, N. C. Siregar, and F. Hasanah, “Peningkatan Nilai Kalor Pellet Biomassa Cocopeat sebagai Bahan Bakar Terbarukan dengan Aplikasi Torefaksi,” War. Ind. Has. Pertan., vol. 33, no. 01, pp. 17–23, 2018.

T. Rubiyanti, W. Hidayat, I. G. Febryano, and S. Bakri, “Karakterisasi Pelet Kayu Karet (Hevea brasiliensis) Hasil Torefaksi dengan Menggunakan Reaktor Counter-Flow Multi Baffle (COMB)(Characterization of Rubberwood (Hevea brasiliensis) Pellets Torrefied with Counter-Flow Multi Baffle (COMB) Reactor),” J. Sylva Lestari, vol. 7, no. 3, pp. 321–331, 2019.




DOI: https://doi.org/10.24967/teksis.v7i1.1593

Article Metrics

Abstract view : 144 times
PDF (Bahasa Indonesia) : 153 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Teknika Sains: Jurnal Ilmu Teknik


Creative Commons License
Teknika Sains: Jurnal Ilmu Ekonomi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License