KOLABORASI ANTAR AKTOR DALAM INOVASI DESA SEBAGAI SALAH SATU PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM

Rahmawati Ahfan

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kolaborasi antar aktor dalam inovasi desa sebagai salah satu model pengembangan masyarakat Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data bersifat snowball sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi, yang kemudian hasilnya dianalisis dengan melakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari 3 hipotesis yang diajukan terdapat satu hipotesis yang ditolak. Hasil penelitian ditemukan bahwa: (1) Aktor-aktor yang terkait dengan inovasi desa adalah aparat pemerintahan desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan aktivis sosial kemasyarakatan. (2) Jenis-jenis inovasi yang telah dilakukan adalah inovasi proses, inovasi startegi, inovasi produk, dan inovasi pelayanan. (3) Pola kolaborasi antar aktor dalam inovasi desa yang telah dilaksanakan ada tiga yaitu kolaborasi leadership, kolaborasi proses tim, dan kolaborasi kultur. (4) Nilai-nilai (lesson learn) yang dapat diambil dari kolaborasi antar aktor dalam inovasi desa yaitu menghargai perbedaan, saling mendukung dan komunikasi berkelanjutan, dan sikap antusiasme dalam bekerja.

Keywords


kolaborasi, aktor, inovasi desa, pengembangan, masyarakat Islam

References


Antono, A. (2020). Kolaborasi Pembangunan Desa Berkelanjutan Melalui Program Dana Desa Di Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas. JURNAL ILMU ADMINISTRSI NEGARA (AsIAN), 8(2).

Arief, M. L. (2016). Kolaborasi dan Jejaring Kerja.

Azman, M. (2021). Model Pemberdayaan Umkm Dengan Pendekatan Kolaborasi ABGC Sebagai Strategi Keluar Dari Middle Income Trap. Inspire Journal: Economics and Development Analysis, 1(2).

Bekkers, V. (2011). Innovation in the Public Sector: Linking Capacity and Leadership. Palgrave Macmillan.

C, E. (2001). The Systems of Innovation Approach and Innovation Policy: An account of the state of the art.

Ciptono, W. S. (2006). Sequential Model Of Innovation Strategy—Company Non-Financial Performance Links. Gadjah Mada International Journal of Business, 8(2).

Destriapani, E. (2021). Pemanfaatan Website Desa untuk Pembangunan: Perspektif Actor-Network Theory. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 9(3).

Ghozali, D. A. (2015). Kader Desa: Penggerak Prakarsa Masyarakat Desa. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indpnesia.

Imron, M. (2019). Strategi Kolaborasi Pengembangan Wisata Berbasis Edukasi di Clungup Mangrove Conservation Desa Tambakrejo Kabupaten Malang. Journal of Governance Innovation, 1(1).

Ismail, A. I. (2006). Paradigma Dakwah Sayyid Quthub; Rekonstruksi Pemikiran Dakwah Harakah. Penamadani.

Ismoyowati, D. (2019). Pengembangan Inovasi Model Pemberdayaan Masyarakat Desa Di Kabupaten Pacitan. Dinamika: Jurnal Ekonomi Pembangunan, 11(1).

Jungsberg, L. (2020). Key actors in community-driven social innovation in rural areas in the Nordic countries. Journal of Rural Studies, 79.

Kamaluddin. (2014). Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Islam (Konsep Dasar dan Arah Pengembangan). Jurnal HIKMAH, VIII(02).

Katya, A. S. (2021). Pemerintahan Kolaboratif Dalam Peningkatan Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Melalui Program Jakpreneur. ONAS: Jurnal Inovasi Aparatur, 3(2).

Kolopaking, L. M. (2019). Sinergi Pengelolaan Desa Membangun Dengan Kegiatan Corporate Social Responsibility (Studi Kasus PT. Indonesia Power, Gunung Salak). Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 2.

M., S. (2004). Kapita Selekta Manajemen Pendidikan. Alfabeta.

Maier, D. (2018). Product And Process Innovation: A New Perspective On The Organizational Development. International Journal of Advanced Engineering and Management Research, 3(6).

Muzaqi, A. H. (2020). Model Quadruple Helix dalam Pemberdayaan Perekonomian Lokal Berbasis Desa Wisata di Desa Duren Sari Kabupaten Trenggalek. Jurnal Sains Sosio Humaniora, 4(2).

Nasution, & Z. (2004). Komunikasi Pembangunan: Pengenalan Teori dan Penerapannya. Raja Grafindo Persada.

Nawawi, H. (1984). Administrasi Pendidikan. Gunung Agung.

Riskasari. (2018). Kolaborasi Aktor Pembangunan dalam Mewujudkan Desa Mandiri di DesaBongki Lengkese Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi Publik, 8(2).

Suharto, E. (2014). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Refika Aditama.

Sukmana, O. (2021). Literasi dan Peran Aktor Pemberdaya Dalam Proses Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Komunitas Di Kampung Wolulas. SOSIO KONSEPSIA: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, 11(01).

Wibawati, T. A. (2017). Inovasi Organisasi Badan Usaha Milik Desa Studi di Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul. Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.24967/jmb.v8i2.1939

Article Metrics

Abstract view : 346 times
PDF (Indonesia) (Bahasa Indonesia) : 284 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
Jurnal Ilmu Manajemen Saburai (JIMS) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License